gamis anak perempuan

Ada KAMERA CCTV, Menerobos Traffic light Akan Didenda Waktu Memperpanjang STNK

CCTV pemantau lalu lintas
CCTV pemantau lalu lintas
Nanti tanggal 1 Januari 2017, POLRI akan mulai mengurangi penjagaan di pertigaan dan perempatan yang ada traffic light. Setiap Traffic light akan kamera CCTV atau kamera pemantau yang terhubung langsung dengan server poltabes Metrojaya.

Dengan memasang KAMERA CCTV tersebut semua perilaku dan pelanggaran pengguna jalan akan terekam di kamera CCTV secara detail. Bila berkendara dengan melanggar lalu lintas, akan didenda sebesar 500 ribu rupiah untuk Motor dan 1 juta rupiah untuk mobil.

Denda tersebut akan ditagih pada saat pemilik kendaraan memperpanjang Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNK) di kantor Samsat di tempat domisili kendaraan yang bersangkutan.

Semua bukti terlampir, foto nomor polisi, perbesar gambar kejadian  dan diberlakukan e-tilang. Kebijakan ini merupkan tindak lanjut pemberlakukan aplikasi online terpadu terhadap tiga jenis pelayanan di Polri, yaitu SIM online, e Samsat, dan e Tilang.

Meskipun dilakukan bukan oleh pemiliki kendaraan (misal: kendaraan dipakai oleh supir), tetap saja denda tersebut berlaku. Denda ini melekat pada STNK, bukan pada pelaku.

Dengan sistem baru ini diharapkan bisa memberikan efek jera pada masyarakat luas sehingga semakin tertib beralu lintas.